Monday, 21 May 2012

Foto Gerhana Matahari 21 Mei 2012

Gerhana matahari pada Senin kemarin, 21 Mei 2012, tergolong peristiwa langka. Ketika bercak bulan keluar dari matahari, kondisi ini akan menghasilkan "cincin api" di langit. Menurut Space.com, bulan menutup sekitar 94 persen bagian matahari sehingga memberikan pemandangan langka. Lingkaran cincin saat puncak gerhana matahari terlihat selebar 3 persen dari diameter matahari. Cahaya ini cukup untuk menenggelamkan keindahan korona matahari dan kromosfer matahari merah rubi. Gumpalan gas hidrogen terlihat melompat dari matahari.

Kita bisa melihat beberapa variasi gerhana matahari annular atau cincin. "Cincin api" ini bisa terlihat berbeda tergantung kondisi. Jarak bumi ke matahari dan bulan ke bumi mempengaruhi kondisi ini. Bumi berputar mengelilingi matahari dalam lingkaran sempurna dengan jarak 149,5 juta km. Bulan berputar mengelilingi bumi dalam lingkaran sempurna yang sama dalam jarak 384.320km. Gerhana matahari total tidak mungkin terjadi karena bulan terlalu kecil terlihat dari bumi untuk bisa menutupi matahari secara penuh. Bulan tampak 9 persen lebih kecil dari matahari. Kondisi ini menyebabkan kondisi cincin tebal hampir 5 persen dari diameter lebar matahari dan menyebabkan fase cincin yang bertahan sekitar 12 menit.







































No comments:

Post a Comment